
梁; LIANDOUW
有缘千里来相会.
though living a thousand miles apart, souls which are one shall meet
KEHIDUPAN AWAL
Sang Kakek, Liem Liandouw sebelumnya bernama Liem Liáng dengan marga Liáng (梁). Namun pada tahun 1966, Kristoforus Sindhunata, Ketua Lembaga Pembinaan Kesatuan Bangsa (LPKB) menyerukan penggantian nama orang-orang Tionghoa demi pembangunan karakter dan nasionalisme bangsa. Maka marga Liáng sepenuhnya hilang dan berganti menjadi Liandouw, dimana nama tersebut memiliki arti sebagai jembatan.Sang Nenek, Lu Zhong mengganti nama tionghoanya menjadi Susi Loeksono. Namun setelah masa order baru berakhir, tepatnya setelah peraturan perundang-undangan baru berlaku di Indonesia, menyebutkan "nama bukanlah dasar untuk menentukan kewarganegaraan seseorang” Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Sang Nenek terketuk hati untuk merebut kembali namanya sebagai Lu Zhong. Sifat nenek tergambarkan sebagai perempuan yang kuat dan tangguh.KARIER
Leluhur Liem Liandouw adalah salah satu pedagang sutra yang masuk dalam jalur sutra, dimana jalur perdagangan internasional kuno yang berasal dari peradaban Tiongkok dan menghubungkan antara Barat dan Timur.Indonesia, merupakan tempat sang leluhur akhirnya beristirahat. Orang tua * Liem Liandouw*, merupakan seorang pedagang yang menetap di Surabaya. Keluarga Liem Liandouw terlilit utang, sehingga membuat ia tergerak untuk melunasi utang kedua orang tua, pendidikan terakhir liem adalah lulusan sekolah menengah atas di Surabaya.Ia merintis usaha nya di Indonesia saat usia muda. Setelah mempertaruhkan darah, keringat dan air mata. Kini ia sukses membawa keluarganya masuk dalam daftar konglomerat Indonesia.AWAL PERTEMUAN
Lu zhong merupakan anak dari seorang pengusaha yang cukup terkenal berdarah asli tionghoa, dipertemukan oleh takdir dengan Liem Liandouw dalam suatu acara amal yang diadakan oleh sang ayah. Liem Liandouw saat itu hanya seorang pengusaha muda yang belum sukses, namun ambisi dan kerja keras membuat Lu Zhong jatuh cinta pada pemuda tersebut. Sampai akhirnya kisah percintaan mereka berlanjut ke langkah abadi.USAHA
WIJAYA GROUP didirikan oleh Liem Liandouw yang lahir pada 1925 di Surabaya, Indonesia. Nama Wijaya dipilih oleh Sang Kakek karena memiliki arti kemenangan. Menjalankan bisnis di berbagai sektor, Properti dan Real Estate, Barang Konsumen Primer dan Barang Konsumen Non-Primer. Memiliki visi menjadi entitas bisnis berskala global yang menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.Salah satu bidang usaha paling terkenal didirikan sejak tahun 1980 dengan visi membangun properti prestisius berkualitas tinggi di lokasi premium. Beroperasi sejak tahun 1985, Perseroan memulai dengan pembangunan perusahaan Wijaya Group yang kini menjadi ikon, terdiri dari Wmall Shopping Center dan W Hotel Jakarta.KEHARMONISAN
Pasangan Liem dan Lu, diberkati dengan 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Keturunan darah wijaya menghasilkan anak-anak yang mengikuti darah dari sang ayah, yaitu menjadi seorang pengusaha. Keluarga mereka hidup dengan keharmonisan dan dikaruniai keturunan kedua, para cucu.- Pilar Kesatu, 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan
- Pilar Kedua, 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan
- Pilar Ketiga, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan
- Pilar Keempat, 3 anak perempuan dan 1 anak laki-lakiSebuah kehangatan tidak akan berlangsung selamanya, karena saat ini mereka ada di posisi yang tidak hangat namun panas. Setelah kematian Sang Kakek Liem Liandouw. Penerus dari WIJAYA GROUP sendiri tengah menjadi sorotan publik, belum ada yang bisa memegang usaha tersebut secara utuh karena Sang Nenek masih hidup.Wasiat Sang Kakek bahwasanya orang yang pantas menjadi penerusnya adalah anak yang bisa disebut pantas. Tentu wasiat tersebut mengundang perubahan suasana diantara keturunan garis pertama.Keluarga yang memiliki kehangatan kini tinggal kenangan.Para keturunan garis pertama kini memiliki jiwa ambisi yang kuat dalam membesarkan usaha mereka, sehingga bisa mendapatkan tahta yang sesungguhnya.Garis keturunan kedua, mereka berbeda dengan para orang tua yang memiliki ambisi kuat, justru sebaliknya. Dengan banyak sekali keunikan di setiap cucunya. Mereka tetap menjalankan kehidupan ikatan persaudaraan dengan tenang dan damai, tidak ada api diantara mereka. Mereka hanya terlarut dalam diri mereka.Namun, konflik tentunya akan terjadi suatu saat nanti. Karena pada dasarnya jiwa ambisi mengalir sebagai turunan dalam darah mereka.
Eka Putra Liandouw, putra sulung yang diajarkan orang tua untuk tumbuh lebih cepat dewasa daripada ketiga saudaranya, hidup dalam tekanan dengan banyak harapan-harapan besar dari sang ayah. Tumbuh dewasa menjadi anak yang pintar, cerdas dan berambisi. Sifat yang ia miliki hampir 80% mirip dengan sang ayah, keras dan disiplin.Sri Dewi Subianto, anak kedua dari keturunan jawa. Anak dari seorang pengusaha ternama di indonesia-singapore. Memiliki sifat lembut, penyayang dan penyabar, menjadikan perannya sebagai penengah atau air dalam keluarga. Sang ibu tidak memiliki banyak kemauan, ia hanya ingin anak-anaknya tumbuh dengan baik.Mereka, berawal dari seorang kaka dan adik tingkat. Kisah cinta mereka terbentuk saat duduk di bangku perkuliahan. Percintaan mereka terjalin tanpa adanya konflik sampai mereka memutuskan untuk menikah. Setelah dikarunia anak pertama, sang ibu meneruskan study di Belanda, dan sang ayah memulai karirnya di Negri Singa. Setelah Sang Ibu pulang, mereka hidup kembali bersama di Indonesia bersama dengan keempat anak mereka.2007, mereka memutuskan untuk pindah sementara ke Negri Singa karena usaha Sang Ayah yang kian semakin sukses. Kesuksesan usaha ini membuat Sang Ayah tidak ingin kembali ke Indonesia, namun setelah 3 tahun menetap mereka harus kembali ke Indonesia karena wafatnya Sang Kakek.Ambisi, Sang Ayah memiliki ambisi kuat setelah wafatnya Sang Kakek untuk melebarkan sayapnya untuk bisa menguasai Wijaya Group. Kini ia memiliki usaha pada sektor Properti dan Real Estate. Dimulai residential perumahaan elit yang terkenal di Kawasan Ibukota Jakarta, Kelapa Gading - PIK - Pondok Indah. Selanjutnya bisnis tersebut meluas menjadi pada bidang Industrial dan Commercial. Keturunan Eka telah mengikuti jejak Sang Ayah, anak pertama dan kedua mereka menjadi salah satu pemegang kuasa tertinggi di Wmall saat ini, anak ketiga dan keempat tengah sibuk menyelesaikan pendidikan.
RULESDo :
- Aktif dalam semua rangkaian kegiatan yang dibuat.
- Aktif dalam mengembangkan karakter, seperti aktif melakukan interaksi dengan para anggota keluarga.
- Jika ada masalah personal, selesaikan dulu sendiri baru minta bantuan akun keluarga untuk menengahi.
- Menjaga rahasia yang ada di dalam keluarga.
- Memakai nama belakang yang sudah ditentukan pada display name (梁)Don'ts :
- Tidak boleh tidak aktif > 2 minggu, kecuali ada alasan yang jelas.
- Tidak boleh menyukai anggota keluarga sendiri.
- Tidak boleh ada lingkaran baru yang terbentuk selain kebutuhan keluarga.
PENDAFTARAN
1. DM akun keluarga dengan format
a. Nama :
b. SL :
c. Kenapa tertarik ingin masuk ?
2. Menunggu untuk balasan diskusi
3. Penentuan apakah anda bisa masuk atau tidak
Bambang Liandouw, anak kedua yang sukses menjadi seorang pembisnis terkenal di bidang usaha produksi fashion serta bergabung dengan perusahaan otomotif Amerika sehingga memiliki cabang terbesar di Indonesia yang dipegang oleh Bambang sendiri. Bambang hanya meneruskan usaha yang dibangun oleh Liem Liandouw. Bambang memiliki sifat yang tidak pernah mengenal kata menyerah dalam terus mengembangkan usahanya.Gantari Fortman, seorang wanita berdarah Jerman - Jawa,Indonesia.Mereka, setelah bambang sempat menetap di wilayah Singapura kemudian melanjutkan hidup di indonesia ia bertemu dengan Gantari,Ambisi, Sang Ayah menurunkan sifat lihai berbisnis pada keturunannya, dimulai anak sulung memegang bisnis dalam bidang fashion berlokasi di Menteng — Jakarta Pusat & Grogol Pertamburan — Jakarta Barat, anak tengah memegang bisnis dalam bidang otomotif berlokasi di Pondok Indah — Jakarta Selatan, BSD — Tangerang, Kelapa Gading — Jakarta Utara, anak tengah lainnya mempunyai usaha sendiri, dan anak terakhir masih sibuk menyelesaikan pendidikan.
Tony Liandouw, Anak terakhir dari keturunan Liem Liandouw yang tidak banyak mendapatkan tekanan dari Sang Kakek. Karena anak bungsu selama kecil memiliki kebebasan, maka ia tidak pernah mendapat paksaan untuk masuk ke dalam dunia bisnis. Namun, darah ambisi yang mengalir membuat Sang Ayah semakin giat untuk bisa menyangi kedua kaka laki-lakinya. Sifat dari Sang Ayah, adalah pendiam dan tidak banyak bicara. Ia merupakan pekerja keras dan sosok figur ayah yang baik.Wulan Saraswati, Anak tunggal dari pasangan suami istri berdarah sunda. Sang Ibu lahir dari keluarga dokter yang cukup terkenal di Bandung. Wulan mengikuti jejak kedua orang tua menjadi seorang dokter, saat ini ia memiliki gelar dokter spesialis patalogi klinik. Sifat Sang Ibu adalah penyayang dan lemah lembut, ia sangat mencinta keempat anaknya.Mereka, bertemu saat tony sedang kuliah di Belanda, dan tidak sengaja berpapasan dengan wulan yang sedang liburan. Pertemuan singkat namun hangat, darisana mereka saling menjaga ikatan hingga berhasil bertahan sampai ke tahap pernikahan.Ambisi, Sang Ayah sejumlah perusahaan di bidang finansial yang berlokasi di SCBD, jakarta pusat dan perusahaan di bidang penyiaran serta multimedia.